Serangan Sybil pada jaringan blockchain, termasuk dalam proyek-proyek Airdrop Etherium layer2 seperti Starknet, Arbitrum, Optimism, Zksync, dll, menjadi perhatian serius karena potensi penyalahgunaan yang melibatkan pembuatan banyak identitas palsu. Dalam konteks ini, seorang penyerang dapat mencoba memanipulasi transaksi dengan membuat sejumlah besar wallet palsu dan berinteraksi di dalam jaringan untuk memperoleh imbalan airdrop dari suatu proyek blockchain.
Potensi risiko mencakup:
Pemborosan Sumber Daya: Penyerang dapat menghabiskan sumber daya jaringan dengan menciptakan banyak identitas palsu, menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem dan membebani infrastruktur.
Manipulasi Airdrop: Dengan memiliki banyak wallet palsu, penyerang dapat mencoba memanipulasi airdrop untuk mendapatkan lebih banyak imbalan daripada seharusnya, merugikan proyek dan komunitas lainnya.
Kehilangan Kepercayaan: Serangan Sybil dapat merusak kepercayaan pengguna dan investor dalam proyek, karena hal ini dapat mengakibatkan distribusi imbalan yang tidak adil dan merugikan.
Tindakan Pencegahan: Verifikasi wallet menjadi langkah penting untuk mencegah serangan Sybil. Proyek seperti Zksync mencoba menerapkan prosedur verifikasi yang ketat untuk memastikan keabsahan identitas dan mengurangi risiko serangan, salah satunya melalui program verifikasi 1 dan verifikasi 2 yang persyaratannya dibutuhkan verifikasi wallet melalui score Passport Gitcoin.
Penting bagi komunitas crypto untuk tetap waspada terhadap potensi risiko serangan Sybil dan untuk melibatkan diri dalam proses verifikasi demi keamanan ekosistem secara keseluruhan. Jika mengalami kendala selama proses verifikasi, sebaiknya mencari bantuan langsung dari komunitas atau platform terkait guna memastikan partisipasi yang aman dan terpercaya dalam ekosistem blockchain.